Gerak Berirama: Pengertian dan Asal Usulnya. KOMPAS.com - Gerak berirama atau sering disebut senam irama merupakan aktivitas yang dilakukan dengan diiringi musik atau lagu. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), senam irama dapat diartikan sebagai aktivitas menggerakkan tubuh dengan mengikuti irama lagu atau musik. Menurut Mark L. Knapp, bahasa tubuh sebagai komunikasi non verbal ini memiliki lima fungsi sebagai pelengkap dari komunikasi verbal yang tengah dilakukan, yakni sebagai berikut: 1. Repetisi. Penggunaan bahasa tubuh dapat berfungsi untuk mengulang kembali gagasan yang telah disampaikan sebelumnya secara verbal. Daya tahan kardiovaskular. Berarti kemampuan jantung dan paru-paru untuk memompa dan menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh. Contoh latihannya lari jarak jauh, pertandingan sepak bola, dan lain-lain. Daya tahan otot. Berarti kemampuan otot untuk bisa terus menerus beraktivitas tanpa merasa lelah berlebihan. Contoh latihannya melakukan sit-up Mendaratlah secara perlahan dengan posisi jongkok. Lakukan berulang secara bertahap sesuai dengan kemampuan Anda. Push-up. Baca juga: Perbedaan Kebutuhan Kebugaran Jasmani . Gerakan push-up berguna untuk melatih kekuatan otot bagian tangan dan dada. Untuk melakukannya harus dilakukan dengan baik dan benar, agar terhindar dari cedera. Contoh gerak lokomotor selanjutnya adalah leaping. Secara sederhana, leaping dapat diartikan sebagai gerakan split di udara dengan cara memanjangkan suatu langkah untuk mencapai perpindahan yang cukup jauh. Biasanya gerakan ini dipadukan dengan gerakan berlari. 10. Slidding Selain leaping, ada juga gerak lokomotor yang disebut slidding. Dolly/Tracking yaitu pergerakan kamera akibat perubahan posisi kamera secara horizontal. Pergerakan dapat ke arah manapun (maju, mundur, samping kanan, samping kiri, maupun melingkar) sejauh masih menyentuh permukaan tanah. Gerakan kamera maju mendekati obyek disebut dolly in. Gerakan kamera menjauhi obyek disebut dolly out. Gqz1OYP.

menggerakkan badan secara sederhana disebut dengan